Anwar Abbas Ungkap Alasan MUI Keluarkan Fatwa Haram untuk Produk Isr4el
Anwar Abbas. (Foto: EdShareOn.com)
JAKARTA – Dalam sebuah perbincangan dengan Eddy Wijaya di podcast EdShareOn, Anwar Abbas, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020–2025, memberikan pandangannya tentang konflik antara Palestina dan Isr4el serta tanggapan terhadap fatwa MUI terkait produk dari Isr4el.
Dalam konteks penilaian terhadap produk dari Isr4el, Anwar Abbas menekankan bahwa pembelian produk tersebut dapat dianggap sebagai bentuk dukungan terhadap tindakan zalim yang dilakukan oleh Isr4el terhadap rakyat Palestina. Ia menyoroti bahwa tindakan Isr4el yang menyebabkan penderitaan rakyat Palestina, termasuk tindakan menembaki warga sipil yang mencari bantuan adalah tindakan yang tidak manusiawi dan biadab.
“Kalau seandainya kita beli produknya, Isr4el untung padahal Isr4el berlaku zalim. Jadi berarti kalau seandainya kita beli berarti kita ikut membantu Isr4el berlaku zalim kepada rakyat Palestina. Oleh karena itu, kita harus kasih pelajaran kepada Isr4el ini gitu supaya bisa menghormati nilai prikemanusiaan dan prikeadilan.,” ungkap Anwar Abbas.
Tidak hanya itu, Abbas juga menekankan pentingnya penyelesaian damai antara Palestina dan Israel. Ia menegaskan bahwa tanah-tanah yang dirampas oleh Israel harus dikembalikan kepada rakyat Palestina agar terwujudnya kedamaian sesungguhnya.
“Dalam perspektif agama Islam, harta yang saya miliki yang saya dapat dengan cara yang halal menurut agama dan benar menurut hukum maka harta itu milik saya. Harta yang saya dapat dengan cara yang menentang ajaran agama dan bertentangan dengan hukum maka harta itu tak pernah diakui oleh negara menjadi milik saya. Tanah Palestina diambil oleh Isr4el dengan cara-cara yang tidak benar, tidak sesuai dengan ajaran agama, dan tidak sesuai dengan hukum berarti Isr4el tidak berhak atas tanah tersebut karena dia tidak berhak maka dia harus kembalikan kepada yang berhak memilikinya itu rakyat Palestina,” jelasnya.
Pada konteks tanggapan terhadap konflik antara Isr4el dan Hamas, Anwar Abbas menjelaskan bahwa reaksi yang dilakukan oleh Hamas adalah bentuk dari ketidakpuasan atas penjajahan dan penindasan yang dialami oleh rakyat Palestina.
“Negaranya dijajah lalu mau diam? tanah dia dirampok lalu mau diam? nggak mungkin. H4m4s itu juga bereaksi, saya ingin ngambil tanah saya. Dia lawan. Oleh karena itu bagi saya, kalau seandainya mau damai ya hiduplah masing-masing saling mengakui. Isr4el mengakui Palestina, Palestina mengakui Isr4el tapi kembalikan tanah-tanah yang dirampas itu,” ujar Anwar Abbas.
Tags :
Recent Posts
-
Eks Dubes RI Dian Wirengjurit: Serangan ke Iran adalah Cara Trump Alihkan Isu Epstein Files
-
Hinca Pandjaitan Puji Ketelitian Tim Jaksa Kasus Laptop Chromebook Nadiem
-
Makan Bergizi Gratis, Antara Niat Baik Presiden Prabowo dan Problematikanya
-
Dadan Hindayana ‘BGN’: MBG Justru Menambah Anggaran Pendidikan
-
Ulas Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Chromebook Nadiem Langsung dengan Jaksa Penuntut Umum Roy Riady
-
Petinggi BEI dan OJK Mundur Berjamaah, Karena Tekanan, Tanggung Jawab Moral, atau Ketidakmampuan?
-
Wamenkum Eddy Hiariej Bilang KUHP Baru Lebih Manusiawi, Lantas Kenapa Digugat ke MK?
-
Wamenkum Eddy Hiariej: Di KUHP Baru, Hukuman Penjara Bisa Diganti Kerja Sosial