Alasan Sutiyoso Membuat Museum Bang Yos
Sutiyoso. (Foto: EdShareOn.com)
JAKARTA – Sutiyoso, mantan Gubernur DKI Jakarta yang kini aktif di Partai NasDem, baru-baru ini menjadi bintang tamu di podcast EdShareOn yang dipandu oleh Eddy Wijaya. Dalam wawancara tersebut, Sutiyoso berbagi cerita tentang perjalanan politiknya, pembuatan museum pribadi, dan pesan moral untuk generasi muda.
Sutiyoso mengungkapkan bahwa meskipun telah meninggalkan politik, semangatnya untuk berkontribusi masih kuat. Ia bergabung dengan Partai NasDem atas ajakan Pak Siswono Yudo Husodo dan setelah bertemu dengan Ketua Umum NasDem, Surya Paloh. “Saya merasa nyaman di situ,” kata Sutiyoso, yang kini menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Partai.
Sutiyoso juga menceritakan alasan di balik pendirian Museum Bang Yos. Ia ingin mewariskan pengalamannya kepada generasi berikutnya melalui medium yang lebih mudah dipahami dan menarik. “Pengalaman adalah guru terbaik,” tegasnya, menjelaskan bahwa museum tersebut dilengkapi dengan visual dan foto-foto untuk memberikan bukti autentik dari kisah-kisahnya.
Museum ini dirancang untuk menginspirasi anak-anak dari berbagai latar belakang, khususnya mereka yang kurang beruntung. Sutiyoso berharap bahwa dengan melihat pencapaiannya, anak-anak ini akan termotivasi untuk meraih kesuksesan meskipun berasal dari latar belakang yang sederhana. “Miskin bukanlah malapetaka, itu adalah tantangan,” ujarnya.
Dalam wawancara tersebut, Sutiyoso juga menekankan pentingnya keyakinan dan tekad kuat bagi generasi muda. Ia berbagi kisah masa kecilnya yang penuh tantangan, dari harus berpindah-pindah sekolah hingga menjalani kehidupan dengan fasilitas yang minim. Namun, semangatnya yang pantang menyerah membawanya pada kesuksesan.
Tags :
Recent Posts
-
Djoko Setijowarno: Rel KRL dan Kereta Api Jarak Jauh Seharusnya Dipisah
-
Akibat Kecelakaan Kereta di Bekasi, Dirut KAI Didesak Mundur, MTI: Tergantung Individunya
-
Mufti Mubarok: Kita Perlu Punya QR Bank Data Produk
-
Dari MBG hingga Saham Ikut Diawasi BPKN, Demi Perlindungan Terhadap Konsumen
-
Ismail Amin: Iran Sudah Siap Perang Sejak Lama
-
Kisah Kehidupan Rakyat Iran saat Perang dengan Amerika dari Diaspora Indonesia
-
Ahmad Doli Kurnia: UU Satu Data Indonesia Penting untuk Hasilkan Kebijakan yang Berbasis Data Akurat
-
Bahas Reshuffle, RUU Prioritas Prolegnas 2026, dan Masalah Pertanahan yang Tak Kunjung Usai







