Rahmat Shah, Dedikasi untuk Bangsa Indonesia dan Kemanusiaan

Rahmat Shah, Dedikasi untuk Bangsa Indonesia dan Kemanusiaan

Rahmat Shah, Dedikasi untuk Bangsa Indonesia dan Kemanusiaan

August 21, 2024
Rahmat Shah saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)

Rahmat Shah. (Foto: EdShareOn.com)

JAKARTA – Di episode terbaru podcast EdShareOn yang dipandu oleh Eddy Wijaya, Rahmat Shah, seorang pengusaha sukses dan filantropis, berbagi pemikirannya tentang berbagai topik. Perbincangan ini menyoroti dedikasi Rahmat Shah untuk kemanusiaan dan kontribusinya bagi bangsa Indonesia serta hubungan eratnya dengan para pemimpin nasional dan internasional.

Rahmat Shah memulai pembicaraan dengan menekankan pentingnya menghormati simbol-simbol kebangsaan, seperti bendera dan lagu kebangsaan. Rahmat Shah merasa prihatin dengan penurunan etika, terutama di kalangan generasi muda yang seringkali kurang menghargai momen-momen tersebut. Ia menyoroti pentingnya disiplin dan etika sebagai kunci menuju kesuksesan dan kebahagiaan. Rahmat Shah percaya bahwa bangsa yang kuat adalah bangsa yang menghargai etika, kejujuran, dan rasa kebersamaan. Ia sering menegur mereka yang tidak menunjukkan sikap yang pantas dalam upacara resmi, karena menurutnya, disiplin adalah fondasi dari kebangsaan yang kokoh.

Rahmat Shah saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)
Rahmat Shah saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)

Rahmat Shah juga berbicara tentang dukungannya terhadap olahraga dan para atlet muda Indonesia. Ia telah menyediakan fasilitas pelatihan yang lengkap, seperti dojo dan mes untuk atlet di kawasan Cemara Hijau, yang sepenuhnya dimiliki olehnya. Dukungan ini tidak hanya berupa fasilitas fisik, tetapi juga perhatian dan motivasi yang diberikan kepada para atlet untuk mencapai prestasi tertinggi.

Menurutnya, prestasi dalam olahraga tidak hanya meningkatkan citra bangsa, tetapi juga membuka peluang karier bagi para atlet. Banyak dari mereka yang telah berhasil menjadi anggota TNI, Polri, atau PNS berkat prestasi olahraga mereka. Ini menunjukkan bahwa dukungan yang tepat dapat memberikan harapan dan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda.

Dalam wawancara tersebut, Rahmat Shah juga menceritakan bagaimana ia diangkat sebagai Konsul Jenderal Kehormatan Turki di Sumatera. Ia memutuskan untuk menerima peran tersebut karena melihat potensi besar dalam meningkatkan ekspor dari Sumatera ke Turki, tanpa harus melalui negara ketiga seperti Malaysia atau Singapura. Rahmat Shah dengan bangga menyatakan bahwa ia tidak pernah meminta imbalan apa pun dari peran ini, bahkan ia menanggung semua biaya operasional kantor konsulat tersebut.

Rahmat Shah saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)
Rahmat Shah saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)

Dedikasinya untuk memfasilitasi perdagangan antara Indonesia dan Turki telah memberikan dampak positif, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan devisa negara. Penghargaan yang diterimanya dari pemerintah Turki, termasuk penghargaan yang diberikan di atas kapal perang Turki, menunjukkan pengakuan atas kontribusi besar yang telah ia berikan.

Eddy Wijaya kemudian bertanya kepada Rahmat Shah tentang penghargaan yang paling berkesan di antara hampir 1.000 penghargaan yang telah diterimanya. Rahmat Shah menjawab bahwa penghargaan tertinggi yang ia terima dari tiga Presiden Indonesia, yaitu Soeharto, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Joko Widodo, adalah yang paling membanggakan baginya. Penghargaan Bintang Mahaputra, yang diberikan kepadanya, adalah bukti pengabdian yang luar biasa kepada bangsa dan negara.

Rahmat Shah menutup wawancara dengan menyampaikan filosofi hidupnya dalam kepemimpinan. Menurutnya, perbedaan antara seorang pejabat dan penjahat sangat tipis. Seorang pejabat yang sejati adalah mereka yang menjalankan tugasnya untuk kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara, bukan untuk keuntungan pribadi. Ia menolak tawaran untuk menjadi menteri karena merasa tidak mampu dan lebih memilih untuk berkontribusi di bidang lain yang ia kuasai.

Tags :

Recent Posts

Sutiyoso Saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)
Sutiyoso Saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)
Rahmat Shah, Dedikasi Tanpa Batas untuk Kemanusiaan

Rahmat Shah, Dedikasi Tanpa Batas untuk Kemanusiaan

Rahmat Shah, Dedikasi Tanpa Batas untuk Kemanusiaan

August 20, 2024
Rahmat Shah saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)

Rahmat Shah. (Foto: EdShareOn.com)

JAKARTA – Pada episode podcast EdShareOn yang dipandu oleh Eddy Wijaya, Rahmat Shah, seorang pengusaha sukses dan filantropis, berbagi cerita mengenai hubungan dekatnya dengan para pemimpin nasional dan internasional, serta dedikasinya untuk kemanusiaan melalui berbagai inisiatif sosial dan lingkungan. Rahmat Shah telah menjalin hubungan dengan hampir semua Presiden Indonesia, mulai dari Soeharto hingga Joko Widodo.

Dalam wawancara tersebut, ia mengungkapkan bahwa hubungan tersebut tidak hanya bersifat formal, tetapi juga mengandung elemen persahabatan dan penghargaan. Rahmat Shah menceritakan bahwa ia menerima berbagai penghargaan dari para Presiden, seperti penghargaan Primaniyarta dari Soeharto dan penghargaan peduli lingkungan dari Susilo Bambang Yudhoyono. Penghargaan tertinggi yang ia terima adalah Bintang Mahaputra, yang membuatnya layak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan.

Rahmat Shah saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)
Rahmat Shah saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)

Meski demikian, Rahmat Shah memandang hidup dengan perspektif yang santai dan penuh humor. Ketika berbicara tentang kemungkinan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, ia berkata kepada Eddy Wijaya dengan nada bercanda, “Jangan cepat-cepatlah,” menunjukkan bahwa meskipun ia telah mencapai banyak hal, ia tetap menjalani hidup dengan ringan dan penuh kebahagiaan.

Selain hubungan dengan para pemimpin nasional, Rahmat Shah juga dikenal memiliki hubungan baik dengan banyak tokoh internasional. Ia menekankan bahwa ia selalu menjalin hubungan tanpa muatan politik, tetapi lebih kepada persahabatan yang tulus. Ia juga suka memberikan oleh-oleh unik kepada sahabatnya, sesuatu yang menunjukkan sifatnya yang murah hati dan perhatian.

Salah satu inisiatif sosial yang sedang dikerjakan oleh Rahmat Shah adalah Dream Home Senior Healthy Living di Bali, sebuah kompleks hunian khusus untuk lansia yang terletak di lokasi yang indah, di mana penghuninya dapat menikmati pemandangan laut dan gunung, serta udara yang segar. Proyek ini merupakan salah satu wujud nyata dari dedikasi Rahmat Shah untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya para lansia. Dia menekankan bahwa lokasi ini dipilih dengan sangat hati-hati dan dirancang untuk memberikan kenyamanan dan kesehatan terbaik bagi para penghuninya.

Rahmat Shah saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)
Rahmat Shah saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)

Rahmat Shah juga berbicara tentang filosofi hidupnya dalam kepemimpinan. Ia percaya bahwa untuk menjadi pemimpin yang sukses, seseorang harus siap berkorban waktu, pikiran, dana, dan bahkan perasaan. Ia mengingatkan bahwa kepemimpinan bukanlah tentang kekuasaan, tetapi tentang pengabdian kepada masyarakat. Ini terbukti dari berbagai perannya sebagai pemimpin di berbagai organisasi, termasuk PMI dan organisasi olahraga, di mana ia terus berupaya untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Dalam kata-kata penutupnya, Rahmat Shah menegaskan bahwa seseorang tidak perlu menjadi menteri atau memegang jabatan tinggi untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara. “Di mana pun kita bisa berbuat baik, itulah yang terpenting,” kata Rahmat, memberikan inspirasi bagi pendengar podcast EdShareOn untuk selalu menjalani hidup dengan niat tulus dan penuh dedikasi.

Tags :

Sutiyoso Saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)
Sutiyoso Saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)