Kris Dayanti, Cara Pulang yang Elegan dan Terhormat

Kris Dayanti, Cara Pulang yang Elegan dan Terhormat

Kris Dayanti, Cara Pulang yang Elegan dan Terhormat

August 26, 2024
Kris Dayanti saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)

Kris Dayanti. (Foto: EdShareOn.com)

JAKARTA – Dalam sebuah perbincangan hangat dengan Eddy Wijaya dari EdShareOn, Kris Dayanti mengungkapkan perjalanan tak terduganya dari dunia hiburan hingga akhirnya mendapatkan surat tugas untuk maju sebagai calon Wali Kota Batu dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Perjalanan ini, yang menurutnya adalah cara pulang yang elegan, menjadi salah satu momen penting dalam hidupnya.

Eddy Wijaya membuka perbincangan dengan ucapan selamat kepada Kris Dayanti atas penugasannya sebagai calon Wali Kota Batu. Ia menyebut perjalanan Kris Dayanti ini sebagai pulang kampung yang sangat elegan dan terhormat. Menanggapi hal tersebut, Kris Dayanti mengungkapkan rasa syukur dan menyatakan bahwa dia tidak pernah membayangkan akan dicalonkan sebagai wali kota.

Kris Dayanti saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)
Kris Dayanti saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)

Kris Dayanti juga berbagi tentang tantangan yang dihadapinya saat ini, termasuk bagaimana dia harus memilih calon wakilnya sebelum pendaftaran resmi pada 27 Agustus. Dia mengungkapkan bahwa semangatnya untuk maju adalah untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat Kota Batu, dengan fokus pada kesejahteraan dan pembangunan berkelanjutan.

Dalam perbincangan tersebut, Eddy Wijaya menyoroti latar belakang Kris Dayanti yang berasal dari keluarga sederhana di Batu. Kris Dayanti dengan rendah hati mengakui bahwa dirinya berasal dari kalangan bawah, dan pengalaman hidup itulah yang mendorongnya untuk berbuat lebih bagi masyarakat Batu. “Kota Batu seru,” katanya, menekankan arti kesejahteraan, kerukunan, dan persatuan yang ingin dia bawa ke kota tersebut.

Kris Dayanti saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)
Kris Dayanti saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)

Kris Dayanti juga menyoroti pentingnya Pilkada sebagai momentum untuk gerakan bersama rakyat. Ia mengungkapkan bagaimana sekolah politik PDIP telah mengajarkan padanya bahwa tujuan menjadi kepala daerah bukanlah untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk melayani rakyat.

Sebagai anggota DPR dari Komisi 9, Kris Dayanti telah berkeliling Malang Raya, bertemu dengan berbagai komunitas dan menyerap aspirasi mereka. Ia bercerita tentang pengalaman mengesankan di sebuah desa di Malang Selatan, di mana ia berhasil memperjuangkan pembangunan Balai Latihan Kerja yang juga berfungsi sebagai tempat ibadah. Baginya, memberikan kontribusi seperti ini adalah kebahagiaan yang luar biasa.

Tags :

Recent Posts

Sutiyoso Saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)
Sutiyoso Saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)
Kris Dayanti Tetap Maju di Pilkada Batu

Kris Dayanti Tetap Maju di Pilkada Batu

Kris Dayanti Tetap Maju di Pilkada Batu

August 26, 2024
Kris Dayanti saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)

Ustaz Solmed. (Foto: EdShareOn.com)

JAKARTA – Dalam episode terbaru podcast EdShareOn, Eddy Wijaya berbincang dengan Rudy Alfonzo, Duta Besar Indonesia untuk Portugal, tentang hasil forum bisnis yang digelar di KBRI Portugal dan berbagai upaya diplomatik yang sedang dilakukan untuk memperkuat hubungan antara kedua negara.

Pada bulan Februari lalu, KBRI Portugal menyelenggarakan forum bisnis yang dihadiri oleh delegasi dari Kadin Indonesia, termasuk Wakil Ketua Kadin, Pak Tony Wenas, yang juga Presiden Direktur Freeport. Acara ini menjadi kesempatan pertama bagi Kadin Indonesia untuk berkunjung ke Portugal. Rudy Alfonzo menjelaskan bahwa pertemuan tersebut melibatkan interaksi antara pengusaha Indonesia dan Portugal, dengan fokus pada potensi kerjasama di berbagai sektor, termasuk pariwisata.

“Portugal memiliki pendapatan utama dari pariwisata, dengan 30 juta turis setiap tahun meskipun populasinya hanya 10 juta,” kata Rudy. Dia menekankan bahwa Indonesia perlu belajar dari Portugal dalam mengelola sektor pariwisata untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia, yang saat ini baru mencapai sekitar 10 juta per tahun.

Rudy Alfonso Saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)
Rudy Alfonso Saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)

Rudy Alfonzo juga membahas faktor keamanan yang membuat Portugal menjadi salah satu negara Eropa paling aman untuk wisata. “Portugal sangat aman, tidak ada kasus pemerkosaan, penganiayaan, atau perampokan. Ini membuat turis merasa nyaman dan aman,” ujarnya. Selain itu, biaya hidup di Portugal relatif murah dibandingkan dengan negara Eropa lainnya, termasuk harga makanan pokok.

Pada 16 Mei, Rudy Alfonzo bertemu dengan Menteri Luar Negeri Portugal, Paulo Rangel, yang baru saja dilantik. Pertemuan ini berlangsung sekitar satu setengah jam, dengan diskusi yang sangat terbuka dan produktif. Rudy mengungkapkan bahwa Paulo Rangel, yang berlatar belakang sebagai advokat, sangat mudah diajak berdiskusi karena memiliki gaya komunikasi yang langsung dan to the point.

Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas berbagai kunjungan tingkat tinggi sebelumnya, seperti kunjungan Presiden Soekarno pada tahun 1960, Presiden SBY pada tahun 2014, dan Presiden Portugal Cavaco Silva ke Indonesia pada tahun 2012. Rudy menyampaikan harapannya agar kunjungan Presiden Joko Widodo ke Portugal dapat segera terwujud. Namun, ia juga menjelaskan tantangan yang dihadapi, termasuk prioritas internal dan anggaran pemerintah Portugal serta padatnya jadwal kunjungan Presiden Joko Widodo.

Rudy Alfonso Saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)
Rudy Alfonso Saat di podcast EdShareOn. (Foto: EdShareOn.com)

Rudy Alfonzo optimis bahwa hubungan antara Indonesia dan Portugal dapat terus berkembang melalui berbagai upaya diplomatik dan kerjasama bisnis. Dengan memanfaatkan pengalaman Portugal dalam mengelola pariwisata dan menjalin kerjasama di sektor-sektor strategis lainnya, Indonesia dapat meningkatkan kehadirannya di pasar internasional dan menarik lebih banyak investasi asing.

“Kita semua harus bekerja keras untuk menjaga iklim investasi yang menarik di dalam negeri,” kata Rudy. Dengan berbagai langkah konkret yang sudah dilakukan dan rencana-rencana yang akan datang, Rudy Alfonzo yakin bahwa hubungan ekonomi dan pariwisata antara Indonesia dan Portugal akan semakin kuat dan saling menguntungkan.

Tags :