Year: 2024
Tanggapan Bijak Ustaz Zacky Mirza Soal Kemajuan Teknologi
Tanggapan Bijak Ustaz Zacky Mirza Soal Kemajuan Teknologi
Ustaz Zacky Mirza. (Foto: EdShareOn.com)
JAKARTA – Dalam podcast EdShareOn, Eddy Wijaya dan Ustaz Zacky Mirza membahas tentang kemajuan teknologi dalam menjalankan peran dakwahnya. Sebagai seorang pendakwah yang dikenal luas, Ustaz Zacky Mirza menggambarkan betapa pentingnya untuk tetap terhubung dengan perkembangan zaman, terutama dalam era digital yang semakin maju.
Menanggapi pertanyaan Eddy Wijaya tentang upaya Ustaz Zacky Mirza dalam mengikuti perkembangan zaman dengan teknologi. “Saya termasuk Ustaz yang update. AI saya pahamlah gitu. Jadi kalau untuk zoom itu saya sudah nggak gaptek,” jelas Ustaz Zacky Mirza.
Ustaz kelahiran 8 November 1979 ini juga berbagi pengalamannya dalam mengadopsi teknologi sejak dulu. “Saya ingat dulu masa transisi dari satu handphone yang konvensional ke handphone BlackBerry Messenger. Itu ada masa transisi kan? Itu ustaz-ustaz belum ada yang pakai BlackBerry saat itu saya sudah pakai duluan,” ungkapnya.
Selain itu, Ustaz Zacky Mirza juga membagikan pandangannya tentang kemungkinan dakwah melalui platform digital yang lebih canggih di masa depan. “Saya pernah ngisi acara zoom hologram. Waktu di Malaysia jadi seolah-olah tapi dia memang masih pecah-pecah dan masih patah-patah,” ujarnya.
Ketika ditanya tentang pesan untuk generasi muda menghadapi teknologi, Ustaz Zacky Mirza memberikan pesan yang bijak. “Manfaatkanlah teknologi untuk kebaikan dan mengedukasi diri kita. Belajarlah dari siapapun, kebaikan itu enggak boleh kita pilah-pilih,” ungkapnya.
Tags :
Recent Posts
-
Eks Dubes RI Dian Wirengjurit: Serangan ke Iran adalah Cara Trump Alihkan Isu Epstein Files
-
Hinca Pandjaitan Puji Ketelitian Tim Jaksa Kasus Laptop Chromebook Nadiem
-
Makan Bergizi Gratis, Antara Niat Baik Presiden Prabowo dan Problematikanya
-
Dadan Hindayana ‘BGN’: MBG Justru Menambah Anggaran Pendidikan
-
Ulas Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Chromebook Nadiem Langsung dengan Jaksa Penuntut Umum Roy Riady
-
Petinggi BEI dan OJK Mundur Berjamaah, Karena Tekanan, Tanggung Jawab Moral, atau Ketidakmampuan?
-
Wamenkum Eddy Hiariej Bilang KUHP Baru Lebih Manusiawi, Lantas Kenapa Digugat ke MK?
-
Wamenkum Eddy Hiariej: Di KUHP Baru, Hukuman Penjara Bisa Diganti Kerja Sosial
Pandangan Ustaz Zacky Mirza tentang Peran Dakwah dan Sertifikasi
Pandangan Ustaz Zacky Mirza tentang Peran Dakwah dan Sertifikasi
Ustaz Zacky Mirza. (Foto: EdShareOn.com)
JAKARTA – Dalam podcast EdShareOn antara Eddy Wijaya dan Ustaz Zacky Mirza, telihat pandangan tentang peran dakwah dalam masyarakat. Sebagai seorang ustaz yang dikagumi, Ustaz Zacky Mirza menunjukkan bahwa dakwah tidak selalu harus dilakukan dalam konteks formal.
“Be yourself aja. Dakwah itu bisa ringan banget. Dakwah itu bisa di mana aja dan paling penting, dakwah dimulai dari diri sendiri. Jadi mulailah berdakwah dari diri kita sendiri dan kalangan terdekat. Berdakwahlah ketika ada teman-teman kita contohin minum sambil duduk itu kan sunahnya Rasul,” kata Ustaz Zacky Mirza, menekankan pentingnya menjadi diri sendiri dalam berdakwah.
Pembahasan tentang sertifikasi untuk pendakwah pun terangkum dalam percakapan ini. Ustaz Zacky Mirza menjelaskan bahwa ia merupakan salah satu dari golongan pertama yang menerima sertifikat. Proses sertifikasi tidak semata-mata menguji keilmuan, tetapi juga perilaku dan pandangan yang diemban oleh pendakwah.
“Saya sih sudah Alhamdulillah sudah ya. Saya termasuk golongan pertama yang dikasih sertifikat. Ditesnya seperti baca Al-Quran, dites terus ujian dan ujiannya itu bukan lebih kepada ujian intelek. Tapi ujian pilihan-pilihan ketika contoh ketika anda salat di masjid yang rata-rata jemahnya Muhammadiyah terus bagaimana sikap anda,” tutur Ustaz Zacky Mirza.
Namun, ia juga menyoroti bahwa label ‘Ustaz’ seringkali diberikan oleh masyarakat tanpa mempertimbangkan kualifikasi yang sebenarnya. Ustaz Zacky Mirza juga menyampaikan pandangannya tentang konsep ‘Ustaz’ dalam konteks Mesir, di mana istilah tersebut sebenarnya merujuk pada profesor.
“Sekarang pun ya kalau ada wacana sertifikasi agak susah ya karena Ustaz ini kan labelingnya dari masyarakat. Bahkan ada Ustaz yang baru lulus Pesantren ngajarin TPA kita manggilnya udah Ustaz. Padahal di Mesir sendiri, Ustaz itu artinnya profesor,” ungkap Ustaz Zacky Mirza.
Tags :
Recent Posts
-
Eks Dubes RI Dian Wirengjurit: Serangan ke Iran adalah Cara Trump Alihkan Isu Epstein Files
-
Hinca Pandjaitan Puji Ketelitian Tim Jaksa Kasus Laptop Chromebook Nadiem
-
Makan Bergizi Gratis, Antara Niat Baik Presiden Prabowo dan Problematikanya
-
Dadan Hindayana ‘BGN’: MBG Justru Menambah Anggaran Pendidikan
-
Ulas Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Chromebook Nadiem Langsung dengan Jaksa Penuntut Umum Roy Riady
-
Petinggi BEI dan OJK Mundur Berjamaah, Karena Tekanan, Tanggung Jawab Moral, atau Ketidakmampuan?
-
Wamenkum Eddy Hiariej Bilang KUHP Baru Lebih Manusiawi, Lantas Kenapa Digugat ke MK?
-
Wamenkum Eddy Hiariej: Di KUHP Baru, Hukuman Penjara Bisa Diganti Kerja Sosial







